BRMP Papua Barat Melakukan Koordinasi Swasembada Pangan di Distrik Warmare
Selasa, 18 November 2025 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat melakukan koordinasi lapangan di Distrik Warmare untuk memperkuat upaya peningkatan produksi padi gogo sebagai bagian dari program swasembada pangan. Dalam kegiatan ini, BRMP juga melakukan kunjungan langsung ke BPP Warmare untuk mendapatkan gambaran kondisi petani, serta melanjutkan koordinasi ke BPP Prafi guna memperkuat sinergi antarwilayah dalam mendukung pengembangan pertanian.
Petani Warmare memiliki tradisi menentukan tanggal tanam berdasarkan pengalaman turun-temurun. Ketidaktepatan tanggal tanam diyakini dapat menyebabkan pertumbuhan padi kurang optimal dan lebih rentan terhadap gangguan OPT, termasuk babi hutan.
Selain itu, masyarakat masih dihadapkan pada kendala biaya pembukaan lahan yang tinggi dan penggunaan alat panen tradisional ani-ani yang kurang efisien, khususnya di lahan yang luas sehingga menyebabkan banyak padi rontok sebelum dipanen. Hasil panen pun masih disimpan secara sederhana di gubuk atau rumah untuk menghindari kerusakan oleh tikus.
Sebagai langkah peningkatan efisiensi, BRMP mendorong penggunaan power thresher untuk mempercepat proses perontokan padi dan mengurangi kehilangan hasil panen. Bantuan power thresher diharapkan dapat bermanfaat oleh seluruh petani di Warmare. Pendampingan teknis dari penyuluh BPP Warmare juga terus ditingkatkan agar proses budidaya, panen, dan pascapanen dapat berjalan lebih efektif.
Melalui koordinasi dengan petani, BPP Warmare, dan BPP Prafi, BRMP berharap peningkatan produksi padi gogo di Distrik Warmare dapat berjalan lebih terarah. Dukungan teknologi, pendampingan penyuluh, serta kerja sama masyarakat menjadi fondasi untuk mewujudkan pertanian yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan demi tercapainya swasembada pangan di wilayah tersebut.